Wednesday, November 1, 2017

Jangan datang lagi jika hanya untuk pergi.. (HUJAN)




Image By Qureta


2:30 PM


Hari ini turun hujan
Hujan pertama di bulan november
Aku bahagia, kota kecilku terguyur hujan
Aroma tanah kering yang perlahan basah itu mulai terasa menenangkanku
Senja kini tak berwarna
Hanya ada mendung

Aku suka menulis kata di antara kaca jendela berembun
Aku suka memandangi anak-anak kecil yang berlarian di tengah derasnya hujan
Aku suka suara petir yang menggelegar megah di tengah cakrawala
Aku suka hawa dingin angin di tengah-tengah hujan lebat
Aku suka memandangi dedaunan dengan bulir-bulir kecil selepas hujan
Aku suka suara langkah kaki yang memecah genangan air saat turun hujan
Aku suka suara gemuruh atap rumah saat turun hujan

Dalam hujan Aku belajar mensyukuri
Dalam hujan Aku mengerti apa itu sepi
Dalam hujan Aku memahami buruknya sebuah dendam
Dalam hujan Aku melihat harapan
Dalam hujan Aku bisa menangis sekaligus tersenyum



***



Hari ini Aku merindukannya
Seseorang yang membuatku jatuh cinta pada hujan sekaligus dengannya

Kupikir ini hanya rindu yang melenyap
Ternyata Aku salah
Dia hidup di antara rintik-rintik hujan yang datang dengan tiba-tiba.





Love kids

18 komentar

di Pekanbaru belum hujan mbak, tapi kemarin hujan deres T.T

Kalo hujan selalu yang ke inget itu wajah kedua orang tua
apa lagi saat di dalem kost, menghadap jendela..udah kayak apa aja itu

Sangat dalem kata-katanya...
Salam blogger

sudah masuk musim hujan, siap2 entar kerja rodi mas andie,rempong sm jemuran istri, :D

gejala homesick nih berarti.. hayu pulang sekali2,real liat wajah ortu, jgn di bayangi mulu.. heheheh

iya kah ni? hehe makasih ya.. salam kenal mas amrie..

Romantis sekali mbak, saya suka sekali tulisan tentang hujan. Rasanya selalu terkenang.

BTW salam kenal :)

Hujan selalu menyisakan kenangan, dan bikin pengen makan bakso yang masih ada asap2 panasnya :D
salam kenal balik mba lala..

Salam kenal, bagus tulisannya kak

Thankyu sist Ella,,
salam kenal juga.. :)

hujan selalu memberiku cerita yang menggurat seribu satu rasa dalam hati , bahagia, galau, baper, rindu, takut dan sedih apalagi ketika aku tahu dia menyukai api dan aku menyukai hujan, apakah perbedaan itu akan bisa bersama

sejatinya, hujan dan api tdk bisa disatukan, namun dlm hal cinta.. perbedaan itu jadi perekat kasih sayang,ga menutup kemungkinan utk bisa bersatu.

eh kok aku jd ikutan puitis nih bang? hahaa

Puisinya... :')
Ada instrumen sedih nggak nih ?? Hehehe

hahaha, ga ada.. next aja yaa :D

Hujan dan kesendirian seringkali menghadirkan suasana penuh memori.

bahasa gaulnya baper gitu bukan? hihi

Hei,, terima kasih atas kunjungannya
jangan lupa berkomentar biar bisa jalan-jalan juga ke blog kamu..
:)
EmoticonEmoticon